">

UMRA & RUQBA

Oleh Ustad Candra Aditya W, S. Kom

REOTAC — Ada 2 macam bentuk pemberian yang dibatasi oleh waktu yaitu ‘umra dan ruqba.

‘Umra adalah bentuk pemberian yang diberikan selama hidupnya pada orang yang diberi.

Ruqba adalah bentuk pemberian yang diberikan si pemberi kepada seseorang selama orang yang diberi masih hidup, jika yang diberi mati sebelum si pemberi maka pemberiannya itu kembali lagi pada si pemberi.

Padahal Rasulullah SAW pernah bersabda :

عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عُمْرَى وَلَا رُقْبَى فَمَنْ أُعْمِرَ شَيْئًا أَوْ أُرْقِبَهُ فَهُوَ لَهُ حَيَاتَهُ وَمَمَاتَهُ * رواه النسائى (صحيح)

Artinya : Dari Ibnu Umar, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda “Tidak ada ‘umra atau ruqba, barangsiapa akan melakukan umra atau ruqba terhadap sesuatu, maka ia(‘umra/ruqba) itu baginya (orang yang diberi) selama hidup atau matinya”.

Dari hadits diatas bisa ambil kesimpulan bahwa ketika si pemberi memberikan sesuatu pd orang lain maka pemberiannya itu menjadi milik orang yg diberinya selamanya, dan bahkan boleh diwariskan kepada anak turunnya si penerima, berdasarkan sabda Nabi SAW berikut.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعُمْرَى لِمَنْ أُعْمِرَهَا هِيَ لَهُ وَلِعَقِبِهِ يَرِثُهَا مَنْ يَرِثُهُ مِنْ عَقِبِهِ * رواه النسائى (صحيح)

Artinya : Dari Jabir, is berkata, Rasulullah SAW pernah bersabda “Adapun ‘umra itu untuk orang yang diberi dengan sistem ‘umra, dia(‘umra) miliknya (si penerima) dan milik orang setelahnya (ahli warisnya), dan akan diwarisi oleh orang yang mewarisinya setelahnya”. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*