">

Ingat Ex Rumah Bangka Ingat Pak Joko dan Mas Taryo

REOTAC.COM — Bila ingat rumah kenangan kami di Air Itam Pangkal Pinang Bangka kamu selalu ingat saat-saat pembangunan rumah kami ini.

Meski hanya dikerjakan dua orang saja, Pak Joko dan Mas Taryo tidak sampai sebulan sudah berdiri kokoh. Umumnya, pekerja bangunan rumah datang setelah jam 07.00 WIB. Kadang-kadang belum 06.00 Pagi, mereka sudah bekerja dan kadang-kadang, kami masih terlelap tidur, dia sudah datang dan siap-siap meneruskan pembangunan.

Banyak cerita menarik, karena mereka berdua kesehariannya jualan bakso keliling, jadi rutinitasnya, mereka rutin bangun 1/3 malam, lalu ke pasar mencari daging untuk bakso. Setelah shalat Dhuha mereka keliling dan setelah ashar biasanya sudah habis dan pulang dan istirahat.

Setelah Ishak, mereka rutin mengikuti pengajian Alquran dan Hadist dan jam jam 10.00 -02.30 tidur sebelum bangun malam dan shalat.

Tak sengaja aku temukan pohon bambu yang dilubangi seperti celengan, jadi setiap hari sepulang dari jualan bakso 10 persen dari untungnya dia masukkan ke dalam celengan bambu. Lalu setelah genap sebulan, dinfaqkan dan disodakohkan ke masjid. Subhanalloh!

Hal yang tidak pernah kami lupakan, setelah selesai pembangunan rumah kami, kami memberikan upahnya kira-kira 14 sampai 15 jutaan. Suatu sore, mereka berdua muncul di depan rumah dan mengembalikan uang sekitar 1,5 sampai 2 jutaan. Katanya kebanyakan upahnya? Walau sudah ditolak dengan halus dan saya masukkan kembali ke tasnya. Ketika dia pulang, tanpa sepengetahuan kami, dia tarus lagi uang itu di bawah meja tamu.

Kini semuanya sudah menjadi certita dan menurut saya, mereka berdua bisa dijadikan contoh dan kesehariannya yang selalu ingat pada Alloh SWT.

Alhamdulillah Jaza Khaullohu Khaeran… Semoga amal ibadah beliau dibalas pahala Alloh dan selalu diberi Rezeki Banyak dan Barokah. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*